Tuesday, 08 May 2012

Dimensi waktu


Kau dan aku
Mungkinkah hanya karna kita tersesat pada dimensi yang sama,
lalu kau berargumen bahwa kita telah mendapati satu sama lain?
Setelah selama ini saling mencari
Maka, benarkah ini akhir dari sebuah pencarian?
Secepat itukah kau menarik benang-benang merah yang terlintas 
akibat kepingan memori yang pernah dibekukan?
Kemudian, bagaimana caramu melicinkan benang yang sudah terlanjur dikoyakkan?
Mulus...
Karena dulu kau pernah diam
Dan persepsi mereka semakin kalang kabut
Lalu kau masih saja tak bersua
Mereka pun semakin merajalela
Kenapa kau masih saja diam saat itu?
Itukah alasanmu kau hadir kembali?
Atau mungkin ini hanyalah sebuah permulaan sejak waktu merampas kebersamaan
Tenang, ini hanya sebuah hipotesisku
Biarkanlah masa dan rasa yang menjawab argumen dan hitotesis itu sampai pada kita bertemu di titik yang seharusnya di ciptakan

6 comments:

AuL Howler said...

yang lagi menggalau...

hehehe

so sweet!
keren kata-katanya! :)

vkusral said...

aku diam bukan karena marah atau benci padamu, melainkan karena sayang padamu.

hahaha... lebai.com

:-) Yihaa!

tetap semangat! d^_^b

chacan said...

@bang aul: sedikit menggalau sih bang, tapi say no to galau hehe iya siap bang, nanti saya kunjungi blognya. lama ga mampir hihi

@vkusral: kudu semangat:D

outbound malang said...

kunjungan gan .,.
bagi" motivasi .,.
sikap yang positif tidak akan berguna tanpa di sertai dengan tindakan yang posituf.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

Steve Finnell said...

you are invited to follow my blog

iamprecious ♡ said...

great blog! would you like to follow each other? visit mine and tell me i will followed back!

http://preciouslovestyle.blogspot.com/